Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Cara Memperbaiki Modul Alarm Mobil yang Error

Fitur keamanan pada kendaraan semakin memiliki fungsi yang canggih. Jika dulu digunakan sebagai sinyal peringatan apabila ada hal mencurigakan, kini dapat dimanfaatkan untuk lainnya. Lalu bagaimana jika mengalami error? 

Bacalah cara memperbaiki modul alarm mobil berikut ini agar dapat difungsikan sebagaimana mestinya. Sehingga aman dari kendala serta sasaran kejahatan.

Bagi kebanyakan orang, alarm mobil mempunyai peran penting. Saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti pintu kendaraan dibobol oleh orang asing atau kaca dipecahkan, alat ini akan mengirimkan suara sebagai penanda. 

Oleh karena itu, pemilik harus dapat mengatasi kerusakan yang terjadi agar dapat tetap menggunakannya sebagaimana mestinya. Berikut ini caranya:

1. Bacalah Buku Panduan

Cara pertama yang harus dilakukan oleh pemilik mobil ketika modul alarm sedang bermasalah yaitu membaca buku panduan. Pastinya ini didapatkan ketika pertama kali membeli dulu. 

Pada keterangan di dalamnya tersedia berbagai macam masalah beserta solusi yang harus dilakukan. Pengguna tinggal mengikuti tutorial yang telah diarahkan.

Mungkin akan terjadi beberapa kesulitan, jadi bacalah secara saksama dan pahami pelan-pelan. Setidaknya risiko yang lebih buruk dapat diatasi dengan sendiri. Jika mengetahui cara penanganannya yang tepat, maka tidak akan ada kesalahan-kesalahan lain yang semakin menyebabkan kerusakan.


2. Periksa Semua Tombol Remote

Biasanya alarm tidak bisa bunyi disebabkan dari kerusakan pada remote-nya. Untuk mengetahui masalah yang ada, cobalah menekan satu per satu. 

Jika terdapat tombol yang tidak menyala padahal lainnya bisa, dipastikan terdapat error di bagian tersebut. Oleh karena itu, lakukan penanganan dengan segera.

Bukalah remote secara perlahan, lalu carilah penyebab dari masalah yang timbul. Apakah itu disebabkan kabel penghubung mengalami kendor atau malah putus. Perbaikilah jalur yang bermasalah tersebut sebagaimana mestinya. Apabila sangat parah, lebih baik ganti dengan yang baru saja.


3. Lakukan Pengecekan pada Baterai

Setelah pengecekan menyeluruh, ternyata remote masih menyala, tidak ditemukan juga kerusakan pada kabel sebagai penghubung. Maka, perlu melihat sisa daya listrik baterai yang terpasang di dalamnya. 

Apabila habis, dipastikan alarm tidak mau berbunyi. Dan pengguna harus segera menggantinya dengan yang baru.

Belilah baterai yang sesuai dengan sebelumnya, yakni dalam hal ukuran dan voltase. Setelah itu, pasanglah ke dalam remote dengan membuka tutup belakang memakai obeng. 

Copotlah dua baut yang menjadi pengaman secara perlahan-lahan. Letakkan sama persis dan jangan sampai terbalik. Sebab bisa menyebabkan daya tidak masuk.


4. Memeriksa Koneksi Remote dan Mobil

Cara memperbaiki modul alarm mobil selanjutnya yaitu memeriksa koneksi antara remote controll dengan mobil. Perangkat ini bekerja memakai gelombang radio. 

Jadi, jika terdapat hambatan yang menghalangi, tentu penanda tidak mau berbunyi. Kalau ini masalah terletak pada posisi kendaraan, bukan alat tersebut.

Saat parkir di tempat lapang yang ada banyak tower listrik, koneksi tersebut bisa bermasalah dan alarm tidak merespon perintah yang diberikan dengan baik. Solusinya adalah pengguna harus mendekatkan remote pada mobil agar mau bekerja dan berbunyi sebagaimana mestinya.


5. Bawa ke Tempat Servis

Apabila permasalahan tidak dapat ditangani sendiri, maka solusi yang paling tepat adalah memanggil teknisi ke rumah atau membawanya langsung ke bengkel. Kerusakan pada modul alarm akan diketahui setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Selain itu, penanganannya pun lebih tepat.


Demikian 5 cara memperbaiki modul alarm mobil yang error. Saat mengetahui ada yang tidak beres, sebaiknya segera lakukan pengecekan agar bisa segera dilakukan perbaikan. Sehingga pemilik kendaraan dapat memanfaatkannya lagi dan keamanan pun lebih terjaga.