Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Fakta Gunung Emas di Kongo

Beberapa saat yang lalu, sebuah pegunungan di Kongo mendadak memenuhi jagad sosial media hingga ditayangkan di layar kaca baik nasional maupun internasional.

Hal ini lantaran terdapat laporan bahwa ditemukannya banyak sekali emas yang ada di pegunungan tersebut.



Setelah berita penemuan emas itu, akhirnya tempat tersebut menjadi ramai diserbu para warga maupun kelompok pemberontak. Saking kontroversialnya, akses menuju lokasi ditutup oleh aparat sekitar.

Mengutip dari Unilad, inilah 5 fakta menarik mengenai gunung emas di Kongo :

1. Berpotensi Mengandung 90% Emas

Dalam sebuah laporan yang diunggah oleh BBC bahwa kandungan emas yang terdapat dalam gunung tersebut berpotensi mencapai 90%.

Akan tetapi, keabsahan data ini belum dibuktikan secara ilmiah.

2. Berada di Wilayah Terpencil

Perjuangan untuk mendapatkan emas gratis ini tidak mudah lho, karena harus menempuh perjalanan sejauh 50 km dari ibu kota, Bukavu.

Lokasi persis gunung emas ini terletak di desa Luhihi, Provinsi Kivu Selatan, Kongo.

3. Ditemukan Sejak Februari

Venant Burume, Menteri Pertambangan Kivu Selatan mengatakan bahwa gunung emas tersebut telah ditemukan sejak akhir Februari lalu. Tidak perlu waktu yang lama setelah penemuan itu, banyak orang berbondong-bondong termasuk angkatan bersenjata Kongo (FARDC) datang ke lokasi untuk mencari emas-emas tersebut.

Sehingga pemerintah setempat mengambil langkah serius untuk menghentikan sementara kegiatan penambangan di wilayah tersebut.

Dalam surat perintah yang dikeluarkan oleh pemerintah mengarahkan kepada pedagang, penambang, dan anggota bersenjata Kongo agar meninggalkan lokasi itu.

4. Berpotensi Menyebabkan Konflik

Emas merupakan komoditas penting yang dibutuhkan sebagai sumber pendanaan konflik di negara-negara Afrika. Dalam sebuah penelitian mengungkapkan bahwa seringkali kelompok bersenjata terlibat dalam penambangan dan memaksa orang lain untuk menambang sampai meminta retribusi tinggi kepada para penambang tersebut.

Selain itu, kelompok bersenjata juga menyelundupkan dan memperdagangkan emas hasil penambangan itu yang sebenarnya ilegal. Hasil dari penjualan emas itu, selanjutnya digunakan untuk membeli senjata atau amunisi, membayar para pejuang, atau mengamankan logistik peperangan.

5. Dihubungkan dengan Akhir Zaman

Penemuan pegunungan ini seringkali dihubungkan dengan datangnya akhir zaman. Hal ini diyakini bermula dari mengeringnya Sungai Efrat yang berubah menjadi gunung emas.

Tetapi banyak pihak yang kontra dengan klaim ini, dikarenakan lokasi pegunungan emas ini jauh dari bibir Sungai Efrat.